FF “Breathing For You” [Chapter 2]

Title : Breathing For You [Chapter 2]

Author : Sabriena2Dgirl

Cast :

  • Kang Rae Yoo
  • Kim Hyun Joong (SS501)
  • Kim Hyung Jun (SS501)
  • Shin Hye Ah
  • Park Jung Min (SS501)
  • Kim Ji Ra
  • Kim Kyu Jong (SS501)
  • Kang Young Ae

*Will add another cast in next chapter*

Genre : School life, Humor, Friendship, Angst, Romance

Rating : G (semua umur)

PS :  Tetep lanjut ya, nikmati aja di setiap bagian gaje-nya XD

Happy Reading ^^

***

RY: “wuahhh, pianonya sangat bagus! Tapi aku tak bisa memainkannya lagi…” menekan satu tuts dan sedih tentang piano itu

HA: “wae?”

RY : “inilah yg ingin aku ceritakan” duduk di kursi piano

“aku pnya sahabat di masa kecil yg bernama Young Saeng, bla bla bla bla…….” bercerita panjang lebar

“waktu kecil, aku lumayan pandai bermain piano. Ia yang mengajariku. Semua karena dia, aku jadi tak punya semangat hidup dan aku menjadi malas bermain piano. Dia orang yg paling baik yg pernah kutemui, lalu tiba2 ia hilang begitu saja. Aku cinta dia tapi cinta kepada seorang sahabat bukan kekasih…hiks hiks”

Oh ini masalahnya, memang sangat aneh. Hanya di tinggalkan seorang sahabat, ia menderita sampai sekarang.

RY : “kemarin aku sangat sedih karena aku tak bisa menahan emosi untuk tidak bertengkar dgn Hyun Joong. Tapi emosi ku langsung keluar dan aku sampai benci dengan Hyun Joong. Hyun joong juga yang salah, kenapa dia mencari masalah dgnku. Aku tak dapat mengontrol emosiku”

Aku?? Kau memang benar2 benci dgn ku? Begitu jahatkah aku dgnmu? Aigoo, sampai kau menangis seperti itu… mianhaeyo, aku tak menyadari itu. Dari dulu aku tak pernah membuat seorang perempuan menangis karena kejahilanku. Aku sangat menyesal, Rae Yoo.

HA : “jangan sedih lagi. aku harap aku bisa membantumu……”

RY : “aku sudah menceritakan hal ini, kau sudah membantu mendengarkannya. Gomawo.” Mencoba untuk tersenyum

HA : “ne. Ya sudah, kau jangan menangis lagi. Kasian air matamu nanti malah habis kalau keluar terus.” Menghibur Rae Yoo

RY : “hahaa, ne… hmm Hye Ah, kalau aku boleh tau, kenapa kau begitu dekat sekali dgn Hyung Jun, Jung Min, dan Hyun Joong??”

HA : “mereka teman2 ku sejak SMP. Mereka ber3 sangat akrab. Tapi ada salah satu dari mereka yg aku suka, yaitu Jung Min.”

RY : “jhongmal? Lantas saja kemarin kalian berdua sangat dekat sekali.. hehee”

HA : “ahh, aku malah mengatakan hal ini padamu… rahasiakan yaa, mereka tak tau hal ini .. hmm oh iya, ku lihat2 tingkahmu sangat aneh pada Hyung Jun, kau suka dengannya yaa?”

RY : “hahahaa, iyaaaa tapi aku hanya mengaguminya saja. Aku belum terlalu mengenalnya. Waktu yg akan mengatur.”

Jhongmal? Aku tak salah dengarkah? Ckckckc, banyak rahasia yg aku dengar dari mereka berdua..

“omo!!!” aku sangat terkejut

“Hyun Joong! aku mencari mu di mana2 ternyata kau di sini, dasar kau!” Hyung Jun menepuk bahu ku dan berbicara dgn sangat keras

Aku langsung melingkarkan tanganku ke leher Hyung Jun dan menutup mulutnya. Dan membawanya pergi meninggalkan tempat itu.

***

HA :”sepertinya ada orang. Sebentar ya, aku periksa dulu.” Pergi ke arah pintu

“ahh, tak ada orang. Huh”

RY : “Ya sudah, kita tetap kembali ke kelas.”

Sesampai di kelas, hanya ada seorang perempuan yg duduk di kursinya, ia hanya menatap keadaan luar di jendela. Rae Yoo dan Hye Ah menghampiri gadis itu.

“bolehkah kami menemanimu?” pinta Hye Ah

“ne, dengan senang hati” kata gadis itu sambil tersenyum

“hmm, kenapa dari kemarin kamu sendirian terus di kelas?” tanya Rae Yoo sambil menarik kursi utk duduk

“aku belum mengenal anak2 di kelas ini, aku orang yang susah akrab dgn orang lain.” Jawab gadis itu dengan suara yg lesu *mian ya riz, lu gw tulis org yg susah akrab (di tendang rizka)*

“nah, kamu berteman dengan kami saja yaa. Shin Hye Ah imnida.”

“chonun Kim Ji Ra imnida. Gomawoeyo kalian sudah mau beteman denganku, namamu siapa?” menoleh ke Rae Yoo

“ahh mianhae, Kang Rae Yoo imnida. Hehee mian, aku agak ngantuk.” Sambil menguap”

“Rae Yoo, Rae Yoo….. jam segini kau sudah ngantuk? Kau begadang nonton bola ya semalam?” heran Hye Ah

“hahaha, tidak … aku semalam tak bisa tidur.”

“kau punya masalah yaa?” tanya Ji Ra

“ne, benar. Hmm, karena kau teman baru ku, tapi aku percaya kau orang yang baik. Maka dari itu aku akan menceritakan ini juga ke kamu…. bla bla bla blaaa………..”

***

@ Rae Yoo’s House

Siang hari, Rae Yoo duduk sambil menatap langit di atas balkon rumahnya….

“seandainya datang sesuatu dari langit yang cerah ini. Aku ingin dia yg datang.”

Ternyata Hyun Joong sedari tadi sudah melihat tingkah dan mendengar perkataan Rae Yoo dari balkon rumahnya. Tapi Rae Yoo tak menyadarinya.

>>>>>>>>>>>>>> “AKU INGIN KAU YANG MUNCUL, HEO YOUNG SAENG !!!!!!!!!!!!!!” <<<<<<<<<<<<<<<<

“mwo?! Apa yang kau teriakkan barusan tadi?” Hyun Joong lgsg bertanya dgn suara agak besar

“a..a…apa yang kau lakukan di situ?” Rae Yoo lgsg berdiri kaget melihat Hyun Joong

“heyy, aku tanya pada mu… tadi kau seperti menyebut nama orang, namanya Young…. young… young apa????”

“ta… ta.. tadi aku menyebut…… (melihat ke bawah dan melihat seorang gadis yg berpakaian seragam sekolah) nama YOUNG AE !!!!!!!!!”

“kau memanggilku, eonni? Eonni!!! Sedang apa kau di atas sana?” tanya gadis yg bernama Young Ae itu

“aniyo, hahahaaa. Lama sekali kau pulang sekolah Young Ae?? …. Hyun Joong-ah, itu dongsaeng ku yang namanya Young Ae. Kang Young Ae.” Sambil tersenyum paksa ke arah Hyun Joong

“annyeong, mannaseo bangapseumnida Hyun Joong sunbae.” Young Ae menyapa Hyun Joong dari bawah

“annyeong haseyo. Mannaseo bangapseumnida. Kim Hyun Joong imnida, aku teman sekelas eonni mu. Adiknya terlihat lebih baik dan ramah dibandingkan kakaknya (ucapnya dalam hati).” Sambil melihat kedua kakak adik itu.

“wahh, Rae Yoo eonni dan sunbae kebetulan sekali ya jadi teman sekelas dan tetanggaan di rumah. Hehee”

“aaaa….. (Baru akan menjawab pertanyaan Young Ae, Hyun Joong langsung mendahuluinya)”

“ne, sangat kebetulan! Jadi kami bisa pulang bersama-sama.. benar kan Rae Yoo??”

“hahahaaa, ne ne…. kebetulan sekali!… hahaahaaa.. apa yang aku katakan barusan tadi? (dalam hatinya)” Rae Yoo tertawa kecil secara terus menerus

“hmm, lebih baik kalian di bawah saja mengobrolnya. Tak baik mengobrol jarak jauh dgn suara besar sekali… haahaahaa, ya sudah, aku masuk ke rumah dulu. Annyeong sunbae,,” ujar Young Ae dan lgsg masuk ke rumahnya

“aigoo!!! Bodoh bodoh bodoh! Apa yg kulakukan tadi? Aku jadi aneh begini gara2 kau Hyun Joong!!!” Rae Yoo memukul pelan kepala’y berkali-kali

“mianhaeyo… tak mungkin kita bertengkar di hadapan dongsaengmu.”

>>>>>>>> “HYUN JOONG-AH!” <<<<<<<<

Suara seorang laki-laki dari pintu pagar rumah Hyun Joong.

HJL : “ternyata kau Hyung Jun-ah.” Sambil melihat ke bawah

HJB : “hehee, jadi siapa lagi? Aku kan sudah janji akan datang ke rumah mu untuk mengerjakan PR bersama-sama.”

HJL : “oh iyaa, aku baru ingat. Hayolah kalau begitu…” lalu memalingkan muka’y ke arah kiri

“Rae Yoo-ah!!!”

HJB : “Rae Yoo??” agak heran

“kalian tetanggaan ya ternyata? Hahahaaa”

RY : “benar,, hehehee” sedikit salah tingkah

HJL : “Rae Yoo,, kau ke rumah ku ya… PR mu belum selesai juga kan? Kita kerjakan bersama-sama saja”

RY : “ne, belum selesai… Kenapa dia jadi begitu baik? (ucapnya dalam hati)”

***

Akhirnya Rae Yoo datang ke rumah Hyun Joong…

“annyeong…”

“Rae Yoo-ah,, masuklah.” Hyung Jun yg membukakan pintu..

“(tersenyum) Hyun Joong mana?” Tanya Rae Yoo sambil duduk dan mengecek bukunya

“ia lagi menyiapkan minum dan cemilan buat kita. Hmm, benarkah kalian sudah saling memaafkan?”

“(datang dan lgsg menjawab prtanyaan Hyung Jun) benarr… kenapa kau tak yakin? Aku tak bisa bertengkar dengan seorang perempuan utk waktu yg lama. Kau tau sendiri kan sifat ku sperti apa??” Hyun Joong berusaha meyakinkan Hyung Jun

“lagi-lagi kau memotong pembicaraanku. Hari ini kau aneh sekali Hyun Joong!!” ucap Rae Yoo dalam hati

“mianhae, hahahaa. Ne, aku tau… sifatmu terkadang membuat orang kesal tapi kau termasuk orang yang sangat baik.” Hyung Jun tertawa senang

“nah, itu sangat benar! Hehehee…. Haaah akhirnyaa Mianhae Rae Yoo, aku tak mau bertengkar lagi denganmu (dalam hati)” Hyun Joong sambil merapikan mejanya

Mereka bertiga mengerjakan PR bersama-sama. Saat Rae Yoo telah selesai mengerjakan PRnya, ia menggambar sesuatu di bukunya.

“menggambar atau melukis sangat susah.. ya sudahlah.” Menggeser bukunya

Hyung Jun yang melihat sikap Rae Yoo, menghentikan pekerjaannya dan mengambil buku Rae Yoo.

HJB: “kau tak suka menggambar atau tak bisa menggambar??”

RY : “tak suka.. makanya aku tidak bisa.” Jawab seadanya

HJB : “nah, aku ajari kau…” menarik tangan Rae Yoo dan memegang tangannya dgn pensil.

“seperti ini..” mengajari Rae Yoo mengukir gambar tersebut

Hyun Joong masih mengerjakan PRnya dan sambil melihat apa yang mereka lakukan, tiba-tiba ujung pensilnya patah karena ia terlalu menekannya ke bukunya. Ia terkejut dan beranjak pergi ke ruang belakang.

“hosh hosh hosh…….. ada apa denganku? Kenapa aku begitu kesal saat Hyung Jun memegang tangan Rae Yoo?? Aku cemburu? Aku suka dengan Rae Yoo? Aniyo aniyo!!! Tak mungkin, tak mungkin! Tapi, baru kali ini aku merasakan kesal sperti ini… benarkah aku suka dia?? Ahhh. Jjinja!”

Hyun Joong sambil meneguk air minumnya tiba-tiba seseorang menepuk bahunya dari belakang..

“ngapain kau di sini? Kau meninggalkan teman-teman mu di ruang tamu.” Kata seorang lelaki paruh baya yang memegang bahu Hyun Joong

“omo, appa… sudah pulang. Mianhae appa, tadi ada sesuatu makanya aku di sini sebentar.” Jawab Hyun Joong agak gugup

“sesuatu apakah itu? Cerita saja pada appa mu ini..”

“appa.. aku tak tau cara mengatakannya.”

“Ceritalah seadanya..”

“baiklah, aa..aku merasa seperti cemburu pada Hyung Jun karena dekat dengan gadis itu”

“anak laki-laki appa ini sudah besar yaa.. hahahahaa”

“ahhh, begini kan reaksi appa” Hyun Joong mengeluh

“ahahahaa, maafkan appa… begini saja, kalau kau memang suka dgn perempuan itu, kau berusaha saja. Appa tak melarangmu, asalkan kau tetap fokus pada sekolah… ya sudah, kembalilah, temani mereka..” ucap Appa nya Hyun Joong pergi dari ruangan itu

“apa yg dipikirkan oleh Appa? Mengijinkanku mengurus masalah cinta? Appa, kau malah mendukungku. Aku tak mau ini terjadi dulu!! Rae Yoo, aku tak mau jatuh cinta padamu. Entahlah, tapi mungkin saja itu terjadi. Omoo, tolonglah”

***

Beberapa bulan kemudian…

“Ji Ra, boleh aku pinjam sebentar buku PR matematika mu?” pinta Jung Min

“kyaaa~ enak saja.. kau harus berusaha sendiri!” jawab Ji Ra cuek sambil membaca novelnya

Karena Jung Min agak kesal, ia langsung mengambil kacamata dari mata Ji Ra..

“Jung Min! andwae! Aku tak bisa melihat apapun!!!!” Ji Ra sambil meraba-raba

“kau pelit… hanya meminjamkan buku mu sebentar saja, kau tak mau memberikannya..” Jung Min besikukuh

“Jung Min, berikan kacamatanya…” suruh seorang siswa laki-laki

“apa-apaan kau Kyu Jong? Terserah aku. Aku tetap tak mau mengembalikannya!!”

Hye Ah pun datang menolong Ji Ra.

“kembalikan kacamatanya. Kau jahat sekali dengan temanku!” Hye Ah memarahi Jung Min

“a…a…ak…akuuu” Jung Min mati kutu tak tau harus berkata apa

Karena Hye Ah terus memarahi Jung Min, siswa yg bernama Kyu Jong itu lgsg merampas kacamata Ji Ra dari tangan Jung Min lalu ia berikan kacamata itu ke Ji Ra..

“ini kacamata mu…” Kyu Jong menyerahkan kacamata itu sambil menatap mata Ji Ra

“gomawoyo…” ucap Ji Ra menerima kacamatanya dan lgsg memakainya

“neomu yeppeun yeoja …..” ucap Kyu Jong masih melihat Ji Ra

“mwo? Apa yg kau katakan??” Tanya Ji Ra

“aniyo aniyo…………………..” pembicaraan Kyu Jong lgsg di potong Hye Ah yg baru datang

“gwaencanhayo Ji Ra?”

“gwancanha”

Jung Min terlihat sangat menyesal karena kejadian itu. Ia kembali ke tempat duduknya dan ia menyandarkan kepalanya ke bahu Hyung Jun.

JM : “aku benar2 bodoh. Sebenarnya sejak aku mengenal Hye Ah, aku suka melihatnya. Aku menyukainya ..”

HJB : “jhongmal?? Tadi kau benar2 membuat Hye Ah sangat marah.” bicara seadanya

JM : “ne, sifat jahilku seperti Hyun Joong tak bisa hilang dariku. Ahh, bodoh!!”

HJL : “hey Jung Min, mau ku lempar kau ke Taiwan? Seenaknya saja menyebutku bodoh ..” di tempat duduknya langsung marah karena mendengar pembicaraan Jung Min

HJB : “sadarlah. kau seperti anak kecil saja. Maksud Jung Min tadi bahwa ia yg bodoh bukan kau.” menjelaskan

HJL : “ohh, ahh benar sekali, Jung Min-ah, kau memang bodoh. Hye Ah itu juga suka denganmu.” Ceplosnya

JM : “jjinjayo?? Kau tau dari mana?”

HJL : “apa yg ku katakan tadi? Jjinja! (kesalnya dlm hati) ..aniyoo, hanya firasatku saja.”

JM : “kau harus membantuku, aku minta nomor handphone Hye Ah.” Pintanya pada Hyun Joong

HJL : “molla! ..Hye Ah belum memberikan nomor barunya pada kita.”

JM : “kau minta pada Rae Yoo saja. Bantulah temanmu ini, kau masih sayang padaku kan?”

HJL : “kenapa harus aku yg minta? Sayang? Aku masih normal..!!”

HJB : “hahahaaa!! Kalian mesra sekali! (tertawa terbahak-bahak) .kau tetanggaan dengan Rae Yoo kan? Itu memudahkanmu.”

JM : “kau tertawa di atas penderitaanku.. benar itu, bantulah aku mengurus masalah cintaku yaa.”

HJL : “baiklah, aku masih punya hati. Aku akan membantumu Jung Min ku sayang.”

HJB : “dasar kalian tak normal!!”

***

Sepulang sekolah, Hyun Joong mengajak Rae Yoo pulang bersama-sama. Rae Yoo hanya bisa sedikit keheranan karena untuk kali pertamanya Hyun Joong mengajak pulang bersama-sama karena rumah mereka berdekatan. Mereka pulang seperti biasa menaiki bus, saat sudah sampai halte dan berjalan menuju rumah mereka, Hyun Joong menghentikan langkahnya..

“kenapa kau berhenti?” heran Rae Yoo

“aku mau minta sesuatu…” Hyun Joong sedikit gugup

“apa maksudmu?” bingung Rae Yoo

“aku minta nomor handphone Hye Ah.” jawab Hyun Joong lega

“kenapa tidak langsung minta pada Hye Ah? Ia kan temanmu”

“akuuu… hanya menolong Jung Min. Dia suka pada Hye Ah. Hye Ah juga suka pada Jung Min kan?” ceplos Hyun Joong

“MWO? kau tau dari mana, Hye Ah suka Jung Min??” Rae Yoo sedikit terkejut

“ahhh sial! ada apa dengan mulutku? aku harus bagaimana ini?? rahasia terbongkar karena aku!!” kesal Hyun Joong dalam hati

“Hyun Joong-ah, jawab pertanyaanku!” Rae Yoo mendesak Hyun Joong

TBC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s