FF “Breathing For You” [Chapter 3]

Title : Breathing For You [Chapter 3]

Author : Sabriena2Dgirl

Cast :

  • Kang Rae Yoo
  • Kim Hyun Joong (SS501)
  • Kim Hyung Jun (SS501)
  • Shin Hye Ah
  • Park Jung Min (SS501)
  • Kim Ji Ra
  • Kim Kyu Jong (SS501)

*Will add another cast in next chapter*

Genre : School life, Humor, Friendship, Angst, Romance

Rating : PG-13+

PS :  Tetep lanjut ya, nikmati aja di setiap bagian gaje-nya XD

Happy Reading ^^

***

“hmm,, aku.. aku…sudah tau rahasia kalian termasuk rahasiamu. Mianhae. Waktu itu aku sengaja mendengar pembicaraan kalian. Aku benar2 minta maaf padamu.” Ucap Hyun Joong jujur dengan rasa sangat bersalah

Ekspresi muka Rae Yoo berubah dan tiba-tiba menangis sangat keras seperti anak kecil di hadapan Hyun Joong.

“Rae Yoo, maafkan aku. Jangan menangis seperti itu. Aku benar2 salah. Aku mohon jangan menangis lagi.” Hyun Joong sangat panik tak tau harus berbuat apa

“aku malu karena kau sudah tau rahasiaku, kalau semua orang tau, aku akan lebih malu lagi. Huuuaaaaaa, aku tak mau itu terjadi!! Hiks.hiks..” Rae Yoo masih tetap menangis

“aku janji tak akan menyebarkan rahasiamu. Dan ku mohon kau jangan menangis lagi, okay?? tolonglah, kita sedang di jalanan perumahan. Nanti kita malah di lihat para tetangga!”

“aniyoo, aku tak mempercayaimu, pasti kau akan menyebarkannya. Hiks hiks…”

Hyun Joong benar2 sangat bingung untuk menyuruh Rae Yoo berhenti menangis. Hingga akhirnya ia melepaskan kalung dari lehernya dan memberikannya kepada Rae Yoo.

“kau jangan mengajakku bercanda. Untuk apa kau memberikan kalung yg bergambar tengkorak?” heran Rae Yoo yg masih tersendat-sendat ucapannya

“ini kalung kesayanganku, aku berikan ini agar kau berhenti menangis. Ku mohon sekali lagi, tolong jangan menangis lagi..” Hyun Joong menggemgam tangan Rae Yoo dengan kalungnya agar Rae Yoo menerimanya

“iyaa,aku tak akan menangis lagi, tapi haruskah aku menerima ini? Ini kalung yg sangat aneh!” sambil melihat lekat2 kalung itu

“maka dari itu karena aku sudah memberikan kalungku, kau harus memberikan nomor handphone Hye Ah kepadaku”

“ne, ne.. se..be..ntar (mengecek handphone nya) ini……..blablablabla…”

“gomawo.. nomor handphone mu berapa?”

Rae Yoo terheran sedikit, tetapi ia tetap memberikan nomor Handphone nya pada Hyun Joong ..

“besok2 setiap pulang sekolah, kita pulang bersama-sama saja ya. Hmm ayo kita pulang.” Hyun Joong hendak beranjak pergi

“tu..tunggu dulu!!! Hmm, bila suatu hari aku membutuhkanmu, kau mau membantuku?”

“kalau aku sanggup. Kau minta bantuan apa?”

“masalah…Hyung Jun. kau tau kan maksudku apa. Dan kuminta padamu, jangan beritahu hal ini padanya”

“tentu saja. Tenang saja kau. Tapi kau jangan mengganggapku seperti orang asing lagi. Aku tak mau seperti musuh di mata mu. Kita sekarang berteman baik, setuju?”

“hmm, baiklah …”

Setelah sampai di rumah mereka masing2, Rae Yoo hanya melihat-lihat kalung itu dgn pandangan aneh, sedangkan Hyun Joong menatap handphone nya yg berdisplay nomor handphone dan nama Rae Yoo ..

“kenapa aku memberikan kalungku padanya? Bukankah aku sangat menyukai kalung itu? Aahhh sial!! Tak mungkin aku minta lagi kalungku. Padahal aku hanya meminta nomor handphone Hye Ah tapi begitu sangat susah, dan aku malah meminta nomor handphone nya juga. Oh Tuhan… apa yg tadi kulakukan??…. yg penting urusanku sudah beres, aku kirim sms ke Jung Min dulu.” Menyentuh layar handphone’y *hape touchscreen cerita nyee XD*

***

Di tempat lain, di taman belakang sekolah, Jung Min berbaring di rerumputan hijau yg sangat luas sambil menatap langit biru yg sangat indah. Tiba-tiba handphonenya bergetar, ternyata ada sebuah sms dari Hyun Joong yg berisi nomor handphone yg kepunyaan Hye Ah. Lalu Jung Min buru-buru menyimpan nomor itu dan menelpon ke nomor itu.

“yoboseyo.. ”

“yoboseyo, nugu?” Tanya suara perempuan dari telpon itu

“chonun Jung Min imnida.. kau, Shin Hye Ah?” Tanya Jung Min agak gugup

“benar. Ada perlu apa denganku?” Tanya Hye Ah dengan nada kesalnya

“ada sesuatu yg ingin ku katakan padamu. Apakah kau bisa datang ke taman belakang sekolah, sekarang?”

“hmm, baiklah. Tapi aku bawa Ji Ra juga kesana utk menemaniku. Annyeong..” Hye Ah langsung menutup pembicaraan

“ne, aku akan menunggumu. Mudah2an kau mau memaafkanku.” Ucap Jung Min lesu melihat handphone nya

Tak lama kemudian Hye Ah dan Ji Ra pun datang.

“ada perlu apa menyuruhku datang kesini?” Tanya Hye Ah cuek

“aku minta maaf padamu atas kejadian tadi di kelas… ” ucap Jung Min dengan suara kecil

“kau harus minta maaf pada Ji Ra dulu..” Hye Ah sambil memegang pundak Ji Ra

“ne… Ji Ra, jhongmal mianhaeyo. Maafkan aku, jebal!” tiba2 Jung Min berlutut dihadapan Ji Ra

“Jung Min-ah!!!!! Apa yg kau lakukan? Berdiri berdiri!! Ne, aku sudah memaafkanmu sebelum kau minta maaf padaku.” Ucap Ji Ra sedikit kaget terhadap sikap Jung Min

“gomawoyo, aku janji tak akan menjahilimu lagi.. Hye Ah. Hmm…. aku ada perlu denganmu. Ikut aku sebentar. Ji Ra tetap disini saja yaa .. ” Jung Min tanpa basa basi langsung menarik tangan Hye Ah.

Jung Min membawa Hye Ah ke tempat kosong yg hanya di penuhi pepohonan rindang. Tempat itu tak jauh dari taman sekolah..

“ini tempat apa? Kau jangan macam2 denganku!” Hye Ah merinding melihat pohon yg besar yg tepat mereka teduhi

“tenanglah. Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu.. tatap mataku dulu.” Ucap Jung Min sambil memegang erat kedua tangan Hye Ah..

Jantung Hye Ah berdegup lebih cepat saat melihat mata Jung Min ..

“Hye Ah, Saranghaeyo.. ”

Jung Min mengucapkan kata itu dengan sangat pelan, dan wajahnya mendekat ke wajah Hye Ah, mendekat… semakin mendekat ………………………………………………………..

>>>>>>> “HAAIIISSHHHH! JJINJA!!”

“GWAENCANHAYO?” <<<<<<<

Terdengar suara seorang laki-laki dan perempuan yang tak jauh dari tempat Jung Min dan Hye Ah ..

“ahh Hyung Jun!! (gumamnya) ehmm, mianhae Hye Ah. Yang barusan tadi kulakukan. Dan yg tadi aku ucapkan, itu tulus.” Jung Min sambil menggaruk-garuk kepalanya

“jhongmal?” Hye Ah menatap Jung Min takjub

Lalu Jung Min memeluk Hye Ah dengan erat. Tak jauh terlihat Hyung Jun dan Ji Ra yg menghampiri mereka berdua ..

“kenapa kalian berpelukan seperti itu? Mesra sekaliii .. ” protes Hyung Jun

“aku baru menyatakan cintaku padanya (sambil melepas pelukannya dari Hye Ah dan berbicara pada Hyung Jun). Kalau saja suaramu tadi tak ada, aku bisa saja mencium bibir Hye Ah. Itu gagal karena kau! (bisiknya)”

“hahahaaa. Mianhaeyo Jung Min-ah. Berarti kau belum saatnya melakukan itu, dan kau belum beruntung. Hahahaa .. ” Hyung Jun tertawa sangat keras

“hahaa, chukhaeyo Jung Min-ah, Hye Ah …” Ucap Ji Ra yg ikut senang

Akhirnya hari itu menjadi hari yang sangat indah bagi Jung Min dan Hye Ah..

***

Esoknya di sekolah, Hyun Joong dan Rae Yoo yg baru saja datang langsung di sambut dengan Jung Min, tetapi Jung Min cepat2 memeluk Hyun Joong.

“gomawoyo Hyun Joong-ah!!!!!!” teriak Jung Min sambil memeluk erat Hyun Joong

“jjinja! Aku masih normal!” Hyun Joong dgn kuat mendorong Jung Min agar lepas darinya

“kasar sekali kau, aku hanya ingin berterima kasih saja padamu.” Keluh Jung Min yg kesal karena sikap Hyun Joong

“Hyun Joong, kasian Jung Min.” Rae Yoo sedikit memarahi Hyun Joong

“haa? Kenapa…………. ??” Hyun Joong tak mengerti keadaan

“hehehee, aku hanya bercanda saja tadi. Aku ingin berterima kasih pada sahabatku Kim Hyun Joong, karena dia, aku mendapatkan cintaku kemarin.” Jung Min sambil melemparkan senyumnya ke Hye Ah yg sedang duduk di kursinya

“Hye Ah sekarang kekasihmu?” Tanya Hyun Joong

“benar. ” jawab Jung Min bangga

“chukhaeyo!” Hyun Joong pun akhirnya memeluk Jung Min

* Rae Yoo’s POV *

“Hye Ah, akhirnya kau duluan yg mendahuluiku dan Ji Ra, chukhae” ucapku sambil berjalan ke arah tempat dudukku yg bersebelahan dgn Hye Ah.

“kau akan menemukan cintamu juga.” Kata Hyung Jun yg sedang duduk di depanku.

Hyung Jun, aku ingin cintaku itu adalah kau. Tapi, kuharapkan kau juga cinta dgnku. Apapun akan kulakukan agar aku bisa mendapatkanmu.

“Rae Yoo, aku akan membantumu.. ” bisik Hyun Joong yg ada di sebelahku.

“Rae Yoo, tentu saja pertemanan kita tidak akan berantakan walaupun aku sudah bersama Jung Min. ” Hye Ah mengalihkan pembicaraan seolah-olah tau apa yg kurasakan.

“Hyung Jun, kau sedang suka dengan siapa?” Tanya Hyun Joong yg berdiri di sebelah Hyung Jun.

“aniyooo, kalau kau?”

“Sama, aku juga tak ada. Hmm… kalau kau suka siapa, Rae Yoo?”

“eung, ahh.. seseorang. Dia ada di dalam kelas ini. ” aku menjawab dengan sangat gugup.

“nugu? Apakah dia sangat tampan? Akukah orangnya? Hahahaa” canda Hyung Jun.

“hahahaaa, kau sangat percaya diri.” aku tertawa kecil.

Kenapa aku agak sedih? Apa karena itu hanya candaannya saja? Aku ingin itu sungguh. Omona, apa yg harus kulakukan sekarang? Aku sangat bingung. Harus berdirikah berpura-pura ijin ke toilet? Kenapa tak ada seorangpun yg berbicara. Kenapa semua melihatku? Aku tak berani mengangkat kepalaku yg tertunduk. Hyun Joong, Hye Ah, bantu aku sekali lagi!!

“Hye Ah, Rae Yoo! Ke kantin yuk.” Tiba2 Ji Ra datang bersama Kyu Jong dan berteriak dari depan pintu kelas.

Aku sangat lega dari situasi tadi dan langsung beranjak dari kursiku lalu menghampiri Ji Ra. Begitu juga dengan Hye Ah.

***

Ke3 gadis sekawanan itu sibuk mengemil makanannya. JiRa membuka tas kecilnya yg berisi laptopnya…

“baru kali ini kau membawa laptopmu.” Ucap Hye Ah sambil mengunyah cemilannya

“aku hanya ingin membawanya saja.”

“aku yakin laptopmu modern, kau putar lagu SS501 yg judulnya Love Ya ..kau ada lagu itu kan?” Tanya Rae Yoo yg sibuk melihat laptop JiRa

“tentu saja ada.”

>>> now playing = SS501 – Love Ya <<< *ngakak tulis bagian yg ini XD*

“huuuhh, tadi aku benar2 tak tau harus berbuat apa. Untunglah kau segera datang JiRa.” Kata Rae Yoo sambil meneguk minumannya

“yang tadi itu, jhongmal mianhae Rae Yoo-ah. Aku juga bingung, aku tadi tak bisa membantumu lagi.” Ucap Hye Ah dgn rasa bersalah

“Rae Yoo, Hye Ah, lihat emailku ini!” panggil JiRa tergesa-gesa

“why don’t you get it? baby let me love ya love ya love ya…. ” Rae Yoo malah sibuk menyanyi

“Rae Yoo, lihat emailku dulu. kau seperti orang aneh kalau menyanyi. ”

“ahahahaa, ne ne.. kenapa emailmu?”

From : J.Dream

Permulaan yg berawal dari kejadian yang tak kuduga. Hanya melihat matamu, aku merasakan ada ketenangan. Dengan waktu yg begitu singkat, seakan aku mulai menggilaimu. Aku hanyalah orang yg mengagumimu, yg baru dekat denganmu. Di hatiku sudah tumbuh cinta yg sepertinya hanya akan untukmu.

“sangat misterius.” Gumam Hye Ah dgn mulut ternganga

“Pasti itu Kim Kyu Jong!” tebak Rae Yoo

“tak mungkin. Ini saja namanya J.Dream.” JiRa meyakinkan.

“huahahaa, J.Dream itu hanya nama lainnya. Tapi aku yakin juga, dia pasti Kyu Jong. Karena ia baru saja dekat denganmu.” Hye Ah sependapat dgn Rae Yoo

“kalian ini ada-ada saja. Tidak mungkin ia suka denganku.” Ucap JiRa seadanya

“tapi, apakah kau suka dengannya?” Tanya Rae Yoo dgn rasa ingin tau

“aniii…. aku belum begitu mengenal sifatnya.”

“aku yakin ia orang yg sangat baik. Jadi, bila suatu hari ia mengatakan cinta padamu, kau harus menerimanya, jgn mengecewakannya.” Hye Ah berbicara dgn serius

“kalian tak perlu serius begitu. Kita lihat saja kedepannya bagaimana yg akan terjadi.”

Respon JiRa membuat kedua temannya tak tau harus berbicara apa lagi. Mereka bertiga tak menyadari bahwa ada 2 orang laki-laki yg sangat fokus melihat tingkah mereka sedari tadi dari jarak meja yg tak terlalu jauh. Kedua orang itu adalah Kyu Jong dan seorang temannya.

“perempuan berkacamata itu namanya JiRa yg kau sukai, kan? Kalau yg bernyanyi tadi itu namanya siapa?” Tanya temannya Kyu Jong

“ohh itu, namanya Kang Rae Yoo. Kenapa?”

“Kang Rae Yoo? (sedikit kaget) .sepertinya aku pernah mengenalinya.”

“benarkah? Kau temannya?”

“entahlah, mungkin aku salah orang…”

***

Suatu hari di akhir pelajaran olahraga, ada yg masih bermain bola kaki dan basket. Beberapa ada yg sedang beristirahat.

Hyun Joong dan Hyung Jun istirahat di tepi lapangan sambil menonton Jung Min, Kyu Jong dan beberapa teman lainnya bermain basket.

“ahh melelahkan!” keluh Hyun Joong sambil mengelap keringatnya

“jangan dirasakan, makanya jadi terlalu capek.” ujar Hyung Jun

“kau tak tau keadaan tubuhku.” Ucap Hyun Joong cuek

“ckckckc.. ohh iya, ada yg aku tak mengerti. kenapa kemarin kau tanya aku suka dgn siapa?”

“ehh itu……. apa salah, aku hanya bertanya seperti itu?” Hyun Joong tersentak

“aku penasaran, apa kau ada maksud?”

“hahaaha, aniyo.. aku hanya ingin tau saja.” Jawab Hyun Joong lega

“sekarang aku ingin tau juga. Kau suka siapa? Rae Yoo?”

“MWO? Mana mungkin.. kekekekeke, aku belum suka siapa-siapa.” Jawab Hyun Joong agak panik

“kau jangan bohong denganku, mengaku sajalah.” Hyung Jun terus mendesak

“aku………………………….. ”

>>> HYUN JOONG! HYUNG JUN! <<<

Teriakan suara Rae Yoo dari ujung lapangan memotong pembicaraan keduanya. Saat Rae Yoo berjalan menuju tempat istirahat mereka, bola basket yg dimainkan anak-anak terlempar ke arah Rae Yoo dan mengenai kepalanya lalu ia lgsg pingsan tergeletak di tengah lapangan. Semua orang yg di lapangan berkerumunan untuk melihat Rae Yoo yg tak sadarkan diri. Hyun Joong dan Hyung Jun tersentak kaget dan lgsg berlari ke arah kerumunan itu. Hyun Joong ingin menolong Rae Yoo tetapi saat akan melihat Hyung Jun, ia sudah menghilang. Karena tak ada yg membantu Hyun Joong, ia langsung mengangkat Rae Yoo sendiri dan membawanya ke rumah sakit sekolah. Di sana Rae Yoo di baringkan dan dirawat oleh perawat setempat. Beberapa menit kemudian akhirnya Rae Yoo siuman dari pingsannya.

“aku dimana? Kenapa kepalaku sakit sekali? Apa yg terjadi denganku?” tanya Rae Yoo sambil memegang kapalanya

“ini di UGD sekolah, tadi kepalamu terkena bola basket. Lebih baik kau tidur dulu agar kepalamu cepat sembuh” ujar Hyun Joong sambil menarik kursi untuk duduknya di tepi tempat tidur Rae Yoo

Setelah beberapa menit Rae Yoo tertidur, Hyun Joong melihat sebuah handphone di dekat kakinya lalu ia mengambilnya. Ternyata itu handphone Rae Yoo, lalu ia mengecek daftar teleponnya. Ada sebuah nama yg tak asing baginya yaitu Young Ae. Kemudian Hyun Joong buru-buru menelepon ke pemilik nomor itu. Setelah menelpon, matanya terasa ngantuk, lalu Hyun Joong mencium dahi Rae Yoo.

“cepatlah sembuh, aku sangat mengkhawatirkanmu”

Hyun Joong pun tidur di kursinya. Sedari tadi Hyun Joong tak menyadari bahwa ada Hyung Jun yg menyaksikan gerak geriknya dari balik kaca pintu kamar itu.

TBC

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s