FF “Bertemunya Pangeran dan Pelayan” [One Shot]

miryoo

Title : Bertemunya Pangeran dan Pelayan

Author : Sabriena2Dgirl

Main Cast :

  • Kang Rae Yoo
  • Bang Chul Yong (Mir)

Other Cast & Cameo :

  • Choi Hyemin
  • Lee Joon
  • Kim Hyun Joong
  • Park Jung Min (jd Bang Jung Min XD) (as Mir’s Father)
  • Park Gyuri (Mir’s Mother)
  • Kim Yeoshi
  • Han Sooki (as Angel)
  • Han Hyena (as Evil)
  • Park Minmi
  • Kim Heechul
  • Key
  • Lee Jaejin
  • Lee Taemin
  • Jo Kwang Min
  • Jo Youngmin
  • Oh Sehun
  • Kang Daesung (Rae Yoo’s Father)
  • Kang Sora (Rae Yoo’s Mother).

Genre : Humor, Romance, Fantasy

Rating : PG-15

Ide Cerita : Kakak Yang Terbuang [by Park Minmi], dan Aku Bukan Siti Nurbaya [by Choi Hyemin]

PS :

FF ini pelampiasan kelam saat tahun lalu aku magang. Saking stres, ampe bisa buat FF gaje, hancur, dan berantakan ini XD

Ini udh pernah di post di FB.

Happy Reading ^^

***

@ ES-ES L!m4 k0s0ng s4tu Restaurant

Seorang pelayan yang terkenal cantik di kafe itu menghampiri pangeran dan putri yang diduganya sedang melakukan perjodohan, ia sangat terkagum-kagum saat melihat pangeran Taemin mulai memesan makanan kepadanya. Ia selalu mengagumi beberapa pangeran dan raja yang mampir kesini, seperti JoongJinMirTaeKwangHun. XD

“hehe, aku pesan nasi uduk pakai pete plus mie caluk ya…” ucap pangeran Taemin dengan senang.

“baiklah pangeran..” jawab Kang Rae Yoo sang pelayan. Kemudian ia langsung berderap ke dapur.

Mie Caluk adalah salah satu makanan favorit di sejagat kerajaan-kerajaan Korea bagi yang mengunjungi restoran itu, satu-satunya lah Rae Yoo yang memasakkannya di Korea dan resepnya sangat dirahasiakan olehnya. Karena 5 tahun yang lalu Rae Yoo sempat merantau ke sebuah kerajaan di pulau Indonesia yang bernama Kerajaan Samudera-Pasai yang terdapat di bagian daerah Aceh. Disana ia kebetulan mendapat buku-buku di Tempat Pembuangan Akhir istana dan ia menemukan resep mie Caluk, sehingga saat ia menjadi pelayan di korea, ia mempelajari resep makanan itu dengan serius.

“Kang Rae Yoo-ssi, mengapa kau selalu menolak tawaranku untuk menjadi pembantu di istanaku?” tanya Raja Hyun Joong, selaku pemilik restoran.

“maaf, raja. Aku hanya takut saja dengan istrimu. Lagi pula aku sudah betah disini, walaupun kamarku di gudang.”

“iyaa, terserah dirimu. Aku hanya mengkhawatirkanmu karena kau belum mendapatkan seorang namja.” Raja Hyun Joong selalu berbaik hati kepada pelayan satu itu.

“ehh. Raja ingin poligami denganku?” Rae Yoo salah paham

“aniyo! Maksudku, jika kau berdiam diri terus disini, kau akan menjadi gadis tua.. Wajahmu itu arogan sekali, bagaimana kau bisa mendapatkan namja dari luar sana?” cela raja Hyun Joong untuk gadis 23 tahun itu.

“aduuh raja, biar begini, banyak pangeran yang minat kepadaku, mereka favoritku, tapi mereka juga menjadikanku pelayan favorit disini. Keren kan?”

“ya udahlah keren aja. Tapi kau bukan keluarga bangsawan, bagaimana kau bisa mendapatkan salah satu pangeran dan kau bukan keluarga bangsawan? Itu tidak memungkinkan.”

Mendengar nasihat dari Raja Hyun Joong, Rae Yoo malah galau.

***

@ Mebelek Kingdom

Putri Hyemin melakukan perjodohan yang ke-4 yakni  dengan Pangeran Mir di kerajaan Mebelek. Orang tua pangeran Mir akhir-akhir ini sangat gencar melakukan perjodohan untuk anaknya itu. Raja Jung Min dan Ratu Gyuri kelimpungan karena anaknya sangat tidak mempedulikan gadis-gadis yang berada di sekitarnya. Apalagi Mir belum pernah berpacaran dengan seorang gadis manapun.

“kau suka namja seperti apa?” Mir sengaja berbicara hingga muncratannya keluar dari mulutnya. Putri Hyemin sungguh kesal atas perlakuannya. Hingga Putri Hyemin langsung ingin meminta pulang dengan segera.

“yaa, Mireu-ah~ kau cukup mengatakan bahwa kau tidak suka dengan gadis itu, appa tidak pernah mengajarkan hal itu padamu.” Terang raja Jung Min untuk anaknya.

“tidakkah appa ingat, ketika aku kelas 5 SD, appa bilang jika ada yeoja jahat maka keluarkanlah hujan dari mulut kita.” Jawab pangeran Mir secara jujur.

“astaga, suamiku!! Kau itu raja, mengapa kau mengajarkan hal yang tidak baik kepada anak kita?” ratu Gyuri segera memukul lengan suaminya dengan geram.

“umma bilang, jika seseorang tidak bersikap sopan terhadap kita, maka kita tidak harus bersikap sopan kepada orang itu, kalau bisa sih kita bertindak sesuka hati juga. Seperti tadi, putri Hyemin itu duduknya ngangkang, dan cabe merah masih menempel di giginya. Karena aku tidak mau kalah, aku keluarkan saja jurusku melalui mulutku.” Ucap Mir seadanya dengan wajah innocent. Kedua orang tuanya hanya bisa melongo dengan pandangan heran untuk anaknya.

***

Beberapa bulan kemudian ….

Rae Yoo sedang berjalan-jalan karena ia diminta untuk keluar dari restoran itu oleh Raja Hyun Joong. Bukan di pecat, tapi ia bermaksud untuk memberikannya kebebasan untuk menghirup udara segar daripada ia harus berdiam diri di restoran dan berkutat memasak Mie Caluk. Apalagi Rae Yoo tidak pernah digandeng seorang namja pun, dan ia adalah yeoja sebatang kara yang tetap bersemangat hidup, padahal faktanya ia seorang putri yang terlupakan oleh orang tuanya, namun karena ia merasa usahanya nihil saja untuk mencari orang tuanya, ia pasrah saja dan tetap menghidupi dirinya sendiri. *Author nangis*
Saat sedang berjalan, sebuah kertas yang terbawa oleh angin mengenai wajah Rae Yoo ..

“hattshiiiyy…!!!” Rae Yoo tiba-tiba bersin karena kertas berbau asem itu

“kertas sialan! Aku malah jadi pilek  nih!” umpat Rae Yoo sambil menggulung kertas itu, namun ia tidak jadi menggulung kertas tersebut karena ada tulisan yang menarik baginya. Sambil menutup hidungnya, Rae Yoo membaca dengan kesusahan karena tulisannya yang sungguh 4l4y.

D4r! K3r4j44n M4j4 M4n!s d! pUCuk pUl4u
K4m! 4k4n m3n94d4k4n 4c4r4 p3rn!k4h4an 4n4k k4m! m!n99U d3p4n. J4d! k4m! m3m8uk4 l0w0ng4n k3rj4 uNtUk b3k3r7a s3l4m4 m3mp3r5i4pk4n p3rn!k4h4an t3rs3bUt. 64j!ny4 lum4y4n b3s4r l0h. J4d!, 8urU4n d4t4n9 y4.. ^^

*sumpah, ane juga kesusahan nulisnya, secara ane kan orangnya ga alay ==”*

“ok lah. Aku coba saja. Menjadi pembantu sementara. Mungkin dari sementara, bisa jadi selamanya.” Pasrah Rae Yoo sambil melangkah menuju ke Kerajaan Maja Manis.

***

Lee Joon & Choi Hyemin’s Wedding Day
@ Maja Manis Kingdom

Ternyata kelompok 19-line sedang berkumpul bersama sambil menunggu  acaranya yang akan dimulai.

“apakah kalian sudah membawa pacar kalian disini?” tanya pangeran Key selaku leader yang agak sedikit rempong dan pembentuk kelompok tersebut yang dengan angkuhnya menggandeng Putri Nicole. Semua member telah membawa pacarnya masing-masing, kecuali pangeran Mir, karena ia belum memiliki pacar.

“johta! Sudah kubilang kan, yang tidak membawa pacarnya, ia harus menggoda seorang pelayan disini, dan harus mengajaknya berdansa di puncak acara pernikahan nanti. HAHAHAHA” Pangeran Key tertawa bak nenek sihir ._.

Acara pernikahan dimulai, Putri Hyemin muncul dengan gaun yang indah, besar dan panjang sampai 10 meter hingga harus di bawa oleh pengikut belakangnya yang berjumlah 26 orang. *nyusahin orang aja ni hyemin ==”* ia melangkah ke altar bersama ayahnya yang menggandengnya. Pangeran Lee Joon tampak terpesona melihat calon istrinya itu hingga mulutnya menganga lebar, sampai-sampai lalat ingin masuk ke dalamnya ._. …………………………….. akhirnya ikatan perjanjian pernikahan telah mereka ucapkan bersama-sama.

***

“kau sudah berapa tahun bekerja untuk menemani Putri Hyemin?” Tanya Rae Yoo pada pengawal Putri Hyemin yang bernama Yeoshi.

“entahlah, aku tidak ingat, dan aku tidak ingin menghitung-hitung masa kerjaku. Karena sudah takdirku..” Ucap Yeoshi dengan serius

“jawaban apa itu? ==” heran Rae Yoo dalam hati. “jadi kau tidak melihat masa depanmu bagaimana?” Tanyanya penasaran

“tentu saja! Aku tidak mau berlama-lama dengan Putri Hyemin, ia seperti makhluk asing dari planet lain, syukurlah dia sudah menikah, aku pasti tidak akan menemaninya lagi sepanjang hari.” Yeoshi lega telah terlepas dari kehidupan seorang Putri Choi Hyemin.

“ohh begitu, aku harus bersyukur juga karena akulah pembuat mie Caluk!” ucap Rae Yoo bangga

==”

“kau sendiri, punya namjachingu tidak?” Tanya Yeoshi berbinar-binar.

“eopseoyo.” Rae Yoo hanya bisa menyengir kaku.

“aku juga. Tapi aku ingin sekali pangeran Minho bisa menjadi milikku. Ia sering sekali menyamar menjadi orang-orang biasa, apalagi menjadi pelayan. Tapi banyak yang tidak mengetahui penyamarannya, ia bertujuan untuk membantu masyarakat, bukankah niatnya sangat mulia?” cerita Yeoshi  dengan kagum. Rae Yoo malah berpikir, akan seperti apa nantinya jika ia memiliki seorang namja, semoga saja namja yang ganteng ._.

“ahh, done! Aku harus pulang, aku ingin mengunjungi Han Hyejin yang sedang sakit.” Kata Yeoshi setelah melihat jam tangannya.

“aku kirim salam padanya, dan cepatlah sembuh agar ia bisa bekerja kembali di restoran Raja Hyun Joong dan bisa melihat pangeran Jaejin dengan segera.” Balas Rae Yoo setengah tersenyum karena Yeoshi akan meninggalkannya sendirian di ruangan pesta itu.

Rae Yoo tampak miris saat melihat putri-putri yang bergaun cantik berlalu lalang di setiap ruangan. Apalagi saat melihat resepsi pernikahan putri Hyemin tadi, membuatnya sangat iri. *makanya buruan nikah!* ia hanya bisa tersenyum saat melihat Mie Caluknya yang paling laris dimakan daripada makanan-makanan lain.

Saat pelemparan buket bunga yang dilakukan oleh putri Hyemin, Rae Yoo sebagai pelayan hanya bisa merapikan meja-meja tamu, ia ingin sekali ikut bergabung dan merebut bunga itu bersama dengan putri-putri lain. Saat pelemparan bunga, ada seorang namja yang menghentikan langkahnya di samping Rae Yoo, tapi Rae Yoo tidak menyadarinya, dan bunga itu jatuh diantara mereka berdua. Reflek Rae Yoo dan namja itu segera berjongkok untuk mengambil bunga yang berada diantara mereka, tangan mereka menyentuh bunga tersebut dan mereka mendongakkan kepala masing-masing hingga mata mereka saling bertemu dengan sangat dekat.

“lagak that agam nyoe!” kagum Rae Yoo dalam hati. *kapalo, Rae Yoo jeut basa Aceh ==”*

“mangap.. ehh, maaf ..” ucap pangeran Mir yang tersadar dan segera berdiri. Ia salah tingkah karena melihat Rae Yoo dengan jarak yang dekat.

“gwaencanha. Jeongmal jwesonghamnida.” Wajah Rae Yoo merah merona karena pangeran Mir.

“Yaa! Mireu-ah! Chukae! Cepatlah menikah!” teriak pangeran Lee Joon sambil loncat kesana kemari ==’, pangeran Mir hanya mengangguk kecil.

“Kau mau tidak berdansa denganku?” Tawar pangeran Mir gugup. Ia tidak pernah bersikap sebaik itu kepada seorang yeoja pun.

“mengapa harus bersamaku? Putri yang lain lebih cantik daripada aku, sedangkan aku hanya seorang pelayan?” heran Rae Yoo terkekeh kecil, mengganggap pangeran Mir benar-benar pangeran yang buta akan hal tentang yeoja.

“karena bau badanmu itu lebih peka di hidungku daripada yeoja-yeoja lain. Hayolah, kau harus berdansa denganku!” pangeran Mir segera menarik Rae Yoo agar ia tidak bertele-tele menanyakan hal-hal lain lagi.

Semuanya sangat terpaku melihat pangeran Lee Joon dan Putri Hyemin berdansa. Kecuali untuk para fansnya pangeran Lee Joon, mereka ingin cepat-cepat putri Hyemin diceraikan oleh pangeran Lee Joon. XD ..Namun para tamu beralih melihat seorang pelayan dan pangeran yang berdansa. Pemandangan yang sangat aneh, karena keduanya memang orang aneh ._. mereka berdansa hingga menabrak pasangan lain karena tidak ada tempat yang seutuhnya untuk mereka.

“yak! Kau mengganggu orang saja! Kutendang kalian ke sungai Han!” dengan emosi, pangeran Heechul mengibaskan rambutnya XD dan berteriak lantang kepada Rae Yoo dan pangeran Mir.

“sabar. Aku padamu saja oppa..” Putri Minmi mengalihkan pangeran Heechul agar ia tidak marah-marah lagi seperti mercon.

“jwesonghamnida!” ucap keduanya dan akhirnya mereka menetap dan tanpa mereka sadari bahwa mereka berada di tengah-tengah antara pasangan lain yang juga sedang berdansa.

Sebenarnya mereka sangat malu saling bertatap mata karena di dalam posisi berdansa. Rae Yoo tak menyangka bahwa impiannya dekat dengan seorang namja telah terkabul, dan ia juga mulai menyukai pangeran Mir pada pandangan pertama, yang tidak penah ia rasakan selama seumur hidup, selama bertahun-tahun, selama berjam-jam, bermenit-menit, berdetik-detik,… *woii cukup!*
Pangeran Mir merasa gugup, seumur hidup ia tidak pernah merasakan perasaan berdebar-debar, dag dig dug door *&&#&^@%$@)&)$ jika berada di dekat seorang yeoja.

“oh beginilah rasanya di saat sedekat ini dengan seorang yeoja.” Ungkap Mir dalam hati yang mulai merasa nyaman bersama Rae Yoo. *emank sofa nyaman :P*

Dengan rasa penasaran pangeran Mir yang tinggi, ia sedikit-sedikit menghirup bau badan Rae Yoo. Biasanya Pangeran Mir mendengus dan menghirup bau badan seseorang untuk mengetahui bagaimana karakter dari orang tersebut. Mungkin ilmu ini ia pelajari dari anjingnya yang bernama Soju, anjing kecilnya yang pintar. Karena pangeran Mir kesulitan menghirup bau badan Rae Yoo dan mengganggapnya adalah yeoja yang misterius,tiba-tiba pangeran Mir langsung memeluknya, mendekap tubuh Rae Yoo dengan erat. Rae Yoo sungguh terkejut atas perlakuannya, ia merasa disetrum dengan tegangan tinggi 10000000000000000 Watt *itu orang udh mati kali -_-*, kemudian Mir membenamkan wajahnya di leher jenjang Rae Yoo yang ditutupi oleh rambutnya yang panjang, menghirup bau badannya sepuasnya. *heh jgn mikir yadong yaa!*
Rae Yoo hanya bisa menelan salivanya berulang kali saking gugupnya. Para hadirin malah semakin heboh melihat  mereka berdua, kerena mereka terlihat seperti pasangan yang nyata.

“astaga, acara pernikahanku kacau karena 2 orang ini! Yang menikah kan aku, bukan mereka! Dan ini adalah rumahku!” decak putri Hyemin kesal

“gwaencanha, biarkanlah Mir memiliki pasangan. Baru kali ini ia bersama yeoja, biasanya kan dia selalu bersamaku .” (?) Pangeran Lee Joon tersenyum senang

“MWO?!” sewot istrinya itu.

“aniyo~.. ayolah lebih baik kita ke kamar saja.” Pangeran Lee Joon tersenyum licik pada istrinya.

“ajak kek dari tadi.” Putri Hyemin memukul pantat suaminya saking gemasnya XD

*********

“kau tau?” tanya Rae Yoo yang sudah berkeringat dingin karena terlalu guguo

“Mwo” tanya pangeran Mir santai, rasa gugupnya sudah hilang

“Sesungguhnya~ … sesungguhnya… aku kebelet!”

Rae Yoo segera melepas pelukan pangeran Mir, ia berlari-lari dan menemukan sebuah toilet. Ia menghidupkan keran air di wastafel  dan memercikkan air ke wajahnya hingga membasahi bajunya sampai kuyup.

“pangeran Mir! Kau gila! Aku jatuh cinta kepadamu!” jerit Rae Yoo kegirangan sambil tersenyum-senyum, berpose, ngerap, dan dance di depan cermin. Ckckckc..

***

Keesokan harinya…

“haaah! Apa yang kau lakukan di pesta pernikahan kemarin? Kau gila?” jerit Ratu Gyuri frustasi sambil menggaruk-garuk kepala pangeran Mir (?).

“UMMA! Kepalaku tidak berkutu!”  elak pangeran Mir

“kepalamu berkutu! Kutu-kutu itu sudah menghisap darah yang ada di kepalamu hingga pikiranmu sudah menuju tingkat tidak waras!” hambur Raja Jung Min yang ikut menggaruk kepala pangeran Mir. Pangeran Mir sepertinya salah masuk salon yang tidak bermutu ._.

“APPA! UMMA! HENTIKAN! Aku berbuat seperti itu karena aku menyukai yeoja itu. Dia yang membuat aku gila!” decak pangeran Mir mendengus kesal

“dengan seorang pelayan? Ohh anakku, tolonglah~ Appa dan Umma galau! Kita adalah keluarga bangsawan, nak!”

“dan beritamu ini sudah terekspos di koran Serambi, Kompas, Sindo.. di majalah Gaul ada juga beritamu, hingga postermu nongkrong di situ. Dan di TV, beritamu juga ada di Insert, di Silet.. kau ini pangeran atau artis sih?” *buruaan beli majalah Gaul! Ada poster Pangeran Bang Mir edisi 1991 XD*

“aku juga bingung, umma. Orang-orang di luar sana entah menganggapku apa. Authornya nih yang gaje.”

*dasar berisik nih makhluk hyper kutuan! (?) <— (author ngomel” sendiri)*

“sabar ya nak. Jangan galau yaa.” Ratu Gyuri akhirnya menenangkan pangeran Mir.

“aku tidak mau tau, kau harus menikah dengan seorang putri bangsawan, bukan yeoja sembarangan yang tidak jelas asal-usulnya darimana, alam mana dan bahkan aku tidak tahu ia dari planet apa.” Ucap Raja Jung Min dramatis ._.

“ok! Aku akan memberikan kalian menantu yang terbaik!” pangeran Mir ngambek, hingga ia menuju ke kamarnya.

***

Di kamarnya, ia menyendiri di lantai tingkat 15nya. Bayangan seorang pelayan yang berdansa dengannya terus mengenangi pikirannya *emanknya air?* Pangeran Mir sungguh galau memikirkan yeoja itu, karena ia tidak mengetahui namanya.

“entahlah, aku bingung, siapa sih gadis itu? Ia menarik sekali. Apakah aku harus mencarinya saja?”

Tiba-tiba ada kumpulan asap bermunculan dari 2 sisi kiri-kanan pangeran Mir, kali ini asapnya berbau asem, mungkin kedua makhluk halus itu baru saja makan jeruk nipis ._.

“kurang asem nih Angel & Evil!” Decak pangeran Mir geram, Angel dan Evil hanya menyengir kuda.

“cengiran kalian tidak bermutu!” Gusar pangeran Mir tidak suka karena ia merasa terganggu akan kehadiran kedua makhluk halus itu.

“Careless, careless. Shoot anonymous, anonymous. Heartless, mindless. No one who care about you ~” evil mengeluarkan mantranya untuk menyihir pangeran Mir

“irheobeorin chae oemyeonhaneun geot gata~…”

“woiii, ane kaga nyuruh lo nyanyi, pabo!” decak sang Evil marah pada Angel

“haduh,, epil eon nyanyi lagu EXO – MAMA, ya udah aku nyambung aja. Berarti kan aku tidak salah dong.” Bela Angel pada dirinya sendiri.

“udah! Udah! Untuk apa sih kalian datang kesini? mengganguku saja!” Pangeran Mir merasa risih akan kehadiran 2 makhluk halus itu.

“kami datang kesini tentu saja untuk membantu pangeran.” Jawab Angel tulus hati sambil mengedip-ngedipkan matanya.

“dasar genit nih Angel. Aku kan tidak mau membantu pangeran ugal-ugalan ini.” Timpal Evil yang hanya sekali melihat pangeran Mir, tidak ingin melihatnya lagi, alias muak XD

“PERGI!!!” teriak pangeran Mir dramatis ._.

“ya sudah, aku tidak akan memberitahukan  nama pelayan yang kau sukai itu!” Evil mulai mengangkat tongkat yang memiliki 3 tiang kecil di atasnya.

“Chamkan! Kajima!!! Beritahukan siapa nama gadis itu!!!” Pangeran Mir langsung memeluk tongkat evil dengan matanya yang bersinar-sinar, tanda wajah memelas XD

“dasar pangeran sembur! Okeh, nama gadis itu adalah ……

adalah …..”

2 jam Kemudian ….

“eeh evil, sesungguhnya kau tau tidak namanya? lebih baik aku tidur lagi kalau begini.”

“ahaa!! Ia adalah Tukang Rayu!”

“gubrak! Cewek cantik seperti itu mana ada namanya seperti itu! ==” Pangeran Mir tidak terima.

“sudah, jangan marah! Namanya adalah Kang Rae Yoo, ia seorang pelayan di restoran ES-ES L!m4 k0s0ng s4tu, ia adalah pembuat Mie Caluk yang laris di Korea.” Tutur Angel dengan lengkap.

“ahh aku jadi ingin makan mie caluk!” gumam evil, ia ingin berbuat jahat

“yuk kita makan sama-sama, aku traktir kok. Sebagai rasa terima kasihku kepada kalian.” Ajak Pangeran Mir bergerilya senang.

“kau pabo atau memang sudah takdirmu sih?” Tanya Evil dengan sewot melihat tingkah pangeran Mir.

“kan eonni sendiri yang bilang ingin makan mie caluk tersebut, maka pangeran Mir mengajakmu untuk makan bersama-sama. Kita kan makhluk halus, kita tidak bisa makan ataupun minum. Jadi sebenarnya pangeran Mir atau Evil eon yang pabo?”

“heh! Aku tidak pabo!” Evil langsung menghilang karena ia kalah XD

“sebenarnya motif kalian kesini untuk apa? Kenapa kalian seperti penyihir yang membantuku? Bukannya kalian adalah malaikat? Kau adalah angel malaikat yang baik, dan satunya lagi adalah Evil yang sering menggoda dan berniat jahat.” Tanya pangeran Mir bingung atas kedatangan mereka.

“karena kami baru saja belajar menyihir dengan Voldemort. Maka kami menuangkan bakat kami untuk membantumu, khusus untuk pangeran Mir! Ya sudah, aku harus kembali ke peradaban. Jika kau butuh kami, sms yaa!” Angel langsung menghilang dari hadapan pangeran Mir.

“okeh, aku harus ke restoran itu sekarang! Aku ingin pesan mie caluk sebanyak-banyaknya!” pekik pangeran Mir semangat dan langsung keluar dari kamarnya melalui pintu kemana saja milik doraemon yang di pinjam seminggu lalu ._.

***

Rae Yoo sibuk sekali melayani para pelanggan yang berada di restoran ES-ES L!m4 k0s0ng s4tu. Walaupun ada beberapa pekerja di restoran tersebut, namun banyak pelanggan yang ingin di layani oleh Rae Yoo, apalagi beberapa pangeran yang berkunjung disini, maklumlah Rae Yoo kan yang paling cantik diantara yang lain ._.

“yaaak! Rae Yoo-ya!”

“ne!” Jawab Rae Yoo sigap dan segera  berlari ke arah pelanggan setianya, pangeran Jaejin.

“lama sekali sih? Aku sudah lama menunggumu, tau? Apalagi 3 bulan tidak bertemu denganmu karena aku ke jepang. Rindu sekaliii..” ucap pangeran Jaejin ngambek dengan manja

“jwesonghamnida, pangeran. Rae Yoo kan memang sibuk, jadi sungguh maaf jika pangeran kesal padaku.”  Jawab Rae Yoo sopan, ia berbicara selembut mungkin pada pangeran favoritnya itu.

“ne, ne, gwaencanha. Aku pesan Mie Calukmu yaa. Buatkan yang terspesial dengan bumbu cinta yang manis.” Balas pangeran Jaejin dengan gombal busuknya ._.

“hehee, pangeran bisa ajaaa~ untung Rae Yoo tidak ikut ngegombal juga. XD ” Rae Yoo hanya bisa maklum pada tingkah pangeran Jaejin yang sering menggodanya.

“oh iyaa, Rae Yoo-ya, jika kau adalah seorang putri, aku akan segera melamarmu secepat mungkin.” Pangeran Jaejin berbicara dramatis, nyaris tidak kedengaran ._.

Pangeran Mir yang mendengar pembicaraan mereka dari pojok ruangan langsung menyemburkan kopi yang di minumnya setelah mendengar pernyataan teman dekatnya itu untuk pelayan yang sangat ia sukai baru-baru ini.

“ohohoh lebih baik pengeran mencari putri yang lebih menarik daripada Rae Yoo. Rae Yoo hanyalah gadis biasa yang bisa membuat mie caluk. Kekeke~”

“ahh, hanya mengharapkan takdir jika ingin bersamamu.” Ucap pangeran Jaejin galau karena tidak bisa memenangkan hati pelayan tersebut. Mir yang melihat keadaan itu sungguh senang sampai tersenyam senyum seperti orang gila karena Pangeran Jaejin tidak berhasil. XD

Kemudian Rae Yoo berpindah ke meja lain untuk melayani pelanggannya, dan pelanggannya ini adalah pangeran favoritnya juga. Yang seumuran dengannya.

***

“Rae Yoo-ya!”

“ne, pangeran!” jawab Rae Yoo penuh senyum.

“kau membuatku patah hati! Mengapa kau bersama pangeran lain sedekat itu?” Tanya Pangeran Kwangmin galau.

“jwesonghamnida, pangeran. Saat itu aku di situasi yang tidak disengaja, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi pangeran Mir itu keren sekali!” jawab Rae Yoo terus terang, padahal ia tidak ingin bermaksud untuk mengecewakan pangeran Kwangmin. Namun pangeran Mir yang mendengar alasan Rae Yoo langsung melonjak senang.

“tapi aku ingin sekali sedekat itu denganmu. Tapi kau hanyalah seorang pelayan..” Gumam pangeran Kwangmin, dan kembarannya pangeran Youngmin hanya menepuk-nepuk tengkuk adiknya itu.

“yaak! Appu! Bukannya menenangkanku malah menyiksaku.” Omel Pangeran Kwangmin dan abangnya tersebut hanya diam tidak menggubrisnya.

“kalau begitu, pangeran ingin pesan apa?” Tanya Rae Yoo yang sedikit merasa kasian melihat reaksi pangeran Kwangmin, padahal ia sangat menyukai pangeran tampan satu itu, tapi ia tau perbedaan derajat yang tidak memungkinkan mereka untuk bersatu. Karena seluruh keluarga bangsawan harus menikah dengan derajat yang sama, tidak boleh dari golongan yang rendah, apalagi golongan darah rendah ._. *author ngawur, gara” cerita mulai mellow u.u*

“aku pesan dirimu!” seru pangeran Kwangmin.

“yaaak! Pesan mie Caluknya! Kau jangan mesum!” bentak pangeran Youngmin untuk adiknya yang sedang galau karena di tolak oleh Rae Yoo. XD

Rae Yoo kemudian beralih melayani ke meja lain, seorang pangeran favoritnya (lagi) yang sedang menunggu kedatangan Rae Yoo di mejanya.

***

“Annyeong Haseyo,  pangeran Sehun!” seru Rae Yoo menyapa pangeran favoritnya yang sejak sebulan lalu disukainya.

“ohh Kang Rae Yoo-ssi. Annyeong haseyo!” jawab pangeran Sehun dengan sopan. Pangeran Sehun ini tidak lebay seperti pangeran yang lain, cuma dia sering narsis gaje ==”

“pangeran Sehun mau pesan apa?” Tanya Rae Yoo malah jadi genit ._.

“aku pesan mie Caluknya dan makan di temani oleh Rae Yoo, boleh tidak? Setidaknya oppa sangat keren kan untuk kau temani?” ucap pangeran Sehun hingga Rae Yoo kelepek-kelepek di tempat XD

“ahahaa, pangeran Hun.. Rae Yoo bisa jatuh cinta beneran nih!” decak Rae Yoo kesemsem. XD

“ya sudah, sebaiknya kau lanjutkan pekerjaanmu, jangan terbengkalai karena ulahku. XD” petuah pangeran Sehun untuk gadis itu.

“OK! Pangeran!” balas Rae Yoo semangat.

***

Entah kebetulan atau tidak ._. pangeran-pangeran yang di layani Rae Yoo tadi duduk berderet di posisi dekat jendela. Pangeran Mir lebih kesal melihat reaksi Rae Yoo saat melayani Pangeran Sehun, karena gadis itu senang sekali saat melayani pangeran itu, itu membuat pangeran Mir sakit hati.

“Raja, Ratu, Annyeong haseyo. Mau pesan apa?”

“kau adalah Kang Rae Yoo?” Tanya Ratu yang ia layani, Ratu itu berbinar-binar melihat Rae Yoo, ntah apa maksudnya ._.

“kami sedang mencari anak kami, benarkah kau Kang Rae Yoo?” Tanya Raja itu yang matanya ikut-ikutan berbinar ._. Rae Yoo sungguh terkejut akan pertanyaan kedua pasangan paruh baya itu.

“jwesonghamnida. Nama raja dan ratu, siapa?” Tanya Rae Yoo balik ingin tau, benar-benar keberuntungannya jika ia adalah keturunan kebangsawan.

“urineun, Kang Big Beng! Nan Kang Daesung imnida! Nan Kang Sora Imnida!” jawab kedua pasangan itu layaknya sebuah boyband/girlband memperkenalkan diri ._.

“apakah karena margaku adalah Kang, jadi Raja dan Ratu langsung mengklaim bahwa saya adalah anak kandung dari Raja dan Ratu?” Tanya Rae Yoo dengan serius

“tidak. Kita akan check DNA terlebih dahulu, jika DNA kita sama, maka kau adalah anak kami. Besok kau ke RS Ibu dan Anak dan temui kami, ok?!” kata Raja Daesung tersebut.

“kuharap, kau adalah anakku yang telah lama kucari.” Sambung Ratu Kang Sora, ia memegang tangan Rae Yoo, membuat gadis itu merasa nyaman akan sentuhan dari wanita itu.

“ahh, Raja dan Ratu ingin pesan apa?” Tanya Rae Yoo menyadari bahwa ia tidak perlu terlalu berlama-lama merasakan sentuhan nyaman itu.

“ohh, tentu saja kami pesan mie Calukmu!” seru Raja Daesung tersenyum lebar hingga matanya menyipit, nyaris tidak terlihat lagi, seperti garis yang di coret ._.

***

Kemudian Rae Yoo beralih melayani  meja ke-5, ada seorang namja yang tidak terlihat seperti pangeran, malah seperti orang yang biasa saja, karena namja itu mengenakan baju rumahan, dan hanya memakai jaket dan topi untuk menutupi dirinya, untung tidak pakai baju yang sobek-sobek ._.

“Annyeong Haseyo. Anda mau pesan apa?” Tanya Rae Yoo dengan suara wibawanya.

“Jika aku memesan hati seorang gadis yang ada dihadapanku, dapatkah aku menyimpannya selalu setiap saat sampai aku mati?” ucap namja itu dan mendongakkan wajahnya yang di tundukkan sedari tadi, Rae Yoo terkejut saat melihat bahwa namja itu adalah pangeran Mir. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan pangeran yang berdansa dengannya.

“apa kabar, pp..pangeran?” Tanya Rae Yoo gugup.

“ssssttt! Jangan panggil aku pangeran, maka semua orang akan tau siapa aku. Panggil aku oppa.”

“tidak apa-apakah?” Tanya Rae Yoo dengan suara mengecil.

“gwaencanha. Senang sekali rasanya bisa bertemu lagi denganmu.” Ucap pangeran Mir blak-blakan. Ia berpikir tidak perlu menyimpan perasaannya terlalu lama, dan ia sangat yakin pada pilihannya, yaitu Kang Rae Yoo.

“heheehe.. nado, oppa.” Rae Yoo terkekeh kecil, ia sedikit salah tingkah karena cara berbicara pangeran Mir yang menurutnya sangat lucu, suara semangatnya.

“aku bukan sekedar ingin memesan Mie Calukmu, ada banyak hal  yang ingin aku sampaikan.” Terang pangeran Mir dengan serius.

Dari arah dapur, ternyata ada Raja Hyun Joong yang memanggil Rae Yoo. Lalu cepat-cepat Rae Yoo menemui Raja favoritnya itu yang sudah di anggapnya seperti ayahnya sendiri. *author ga rela bg joong di anggap ayah u.u*

“Kang Rae Yoo, apa yang dikatakan pangeran Mir untukmu?” Tanya Raja Hyun Joong penasaran, matanya melotot O_O pantesan saja melihat pangeran Mir memakai baju biasa dia langsung tau ._.

“dia ingin menyampaikan suatu hal …….” Rae Yoo belum menyelesaikan kata-katanya dan langsung di potong oleh Raja tampan tersebut.

“kau terima saja! Aku mendukungmu! Sekarang jam 6, jam 7 kau sudah boleh selesai bekerja. Sekarang kau buatkan Mie Caluk untuk semua pelanggan!” seru Raja Hyun Joong menjadi fanatic terhadap Rae Yoo ._.

“raja.. pangeran Jaejin dan pangeran Kwangmin sudah menembakku, namun mereka kecewa karena aku bukan keturunan bangsawan, padahal mereka ingin melamarku. Dan tadi ada sepasang suami istri dari Kerajaan Kang Big Beng, mereka sedang mencari anak mereka yang telah lama hilang, dan saat si permaisuri memegang tanganku, ada rasa yang berbeda dari sentuhannya, nyaman sekali. Seperti sentuhan dari seorang ibu kandung, dan itu malah membuatku yakin bahwa mereka adalah orang tua kandungku. Bagaimana menurutmu, Raja? Besok aku harus ke RS untuk mencocokkan DNA kami.” Curhat Rae Yoo galau namun ia tetap berkosentrasi memasak Mie Caluknya

“mungkin mereka orang tuamu yang sudah lama mencarimu, apakah kau yakin saat kau berumur 3 tahun, orang tuamu tidak mengenalmu lagi?” Tanya Raja Hyun Joong yang mulai kalut dengan keadaan gadis malang itu.

“ne, aku yakin. Walaupun aku masih kecil dan tidak terlalu tanda dengan wajah orang tuaku, tapi perasaan itu sangat nyata sekali telah terjadi. Aku yakin, aku memang telah dilupakan oleh orang tuaku dengan keadaan yang terpaksa dan tak terduga.” Jawab Rae Yoo getir, dan pelupuk matanya sudah berat dengan air matanya yang ia tahan, bisa berabe jika air matanya jatuh ke Mie Caluknya, jadi asin ._.

“heh, jangan cengeng lah…. Jadi, jika kau adalah seorang putri, maka siapa yang akan kau terima untuk menjadi suamimu?” Tanya Raja Hyun Joong semakin penasaran, tingkahnya seperti ibu-ibu lagi ngegosip ._.

“padahal aku lebih yakin pada Pangeran Kwangmin, entah mengapa aku malah jadi lebih ingin memiliki pangeran Mir. Sejak aku berdansa dengannya, aku begitu yakin bahwa ia sungguh bisa menuntunku ke jenjang masa depan. Ia bukan sekedar pangeran favoritku, aku juga sangat mencintainya. Rasanya senang sekali saat ia berada di sebuah meja dan memesan Mie Calukku, aku senang ia mengetahui apa yang aku kerjakan. Walaupun aku tidak tahu tujuannya kesini untuk menemuiku atau sekedar makan di sini.” Jelas Rae Yoo, akhirnya ia bisa menuangkan segala pikirannya akhir-akhir ini kepada seseorang.

“sudah, sebaiknya kau menikah dengan pangeran Mir. Mudah-mudahan kebenaran akan terbukti dan kau adalah seorang anak bangsawan.” Ucap Raja Hyun Joong pelan, ia sayang sekali kepada pelayannya yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri.

“Raja, gomawoyo. Kau selalu menjadi tempat keluh kesalku, kau selalu ada di saat aku menderita, terima kasih atas segala perhatianmu untuk bertahun-tahun lamanya.” Rae Yoo tersenyum tulus dan ia terharu akan semua perlakuan Raja Hyun Joong terhadapnya.

“tidak perlu seperti itu. Mie Calukmu tidak boleh hilang walaupun kau menikah, awas saja jika kau meninggalkan resep rahasiamu, kau akan ku santet!” ancam Raja Hyun Joong ._.

***

“Rae Yoo-ya, kau mau kemana?” tanya pangeran Mir yang ternyata masih di mejanya belum pulang walaupun jam sudah menunjukkan angka 7, kirain gak nunjuk apa-apa ._.

“akk…akk…akuuu …”

“ada hal penting yang ingin kubicarakan. Ayo kita cari tempat untuk kita berdua!” paksa pangeran Mir seraya menarik tangan Rae Yoo cepat. Ia sungguh terkejut atas perlakuan pangeran Mir, namun semburat senyuman terukir di bibirnya, pangeran Mir mencengkram tangannya dengan lembut.

Pangeran Mir menemukan pintu kemana saja milik Doraemon di lorong kecil sela-sela gedung, dan pintu itu membawa mereka ke sebuah taman yang luas dipenuhi dengan bunga-bunga dan lampu terang yang menghiasinya agar taman itu tidak terlalu gelap dan  menjadi tempat mencekam dengan hantu yang Gaje. Taman itu milik Kerajaan Mebelek, kerajaannya pangeran Mir.

“Pangeran, mengapa membawa Rae Yoo kesini?” Tanya gadis itu dengan rasa kagumnya saat melihat suasana malam yang keren di taman itu.

“inilah tempat yang sangat pas. Pas di aku, dan pas di dirimu.” Seru pangeran Mir kayak lagi syuting iklan ._. lalu mereka duduk di sebuah kursi panjang yang terdapat lampu di sampingnya.

“harus kuakui, sebelumnya aku tidak pernah dekat kepada seorang gadispun, dan aku selalu menolak perjodohan yang dilakukan oleh orang tuaku. Dan aku benar-benar serius terhadap omonganku sekarang, walaupun aku jarang serius, tapi aku tidak akan bermain-main dengan hal ini, karena saat aku bertemu denganmu, maka aku harus menentukan pilihanku.” Ucap pangeran Mir penuh penekanan, ia menatap mata Rae Yoo dengan dalam, sedalam sumur. Dan Rae Yoo tersenyum tulus, ia mengagumi setiap perkataan dari pangeran Mir.

“aku melamarmu, maukah kau menjadi istriku?” pinta pangeran Mir. Rae Yoo tidak menyangka Pangeran Mir mempersuntingnya dengan secepat itu.

“apakah kau yakin padaku, pangeran?” Tanya Rae Yoo kelimpungan saking senangnya, ia bahagia sekali pangeran Mir mengatakan kata-kata itu.

“ne, kau adalah pilihanku. Dan menjadikanmu sebagai milikku. Saranghae~” ucap Mir dengan lembut, ia merangkul tubuh Rae Yoo dan mendekatkan wajahnya ke wajah gadis itu, menatapnya lama, memastikan tidak ada tahi mata di mata Rae Yoo ._. jantung Rae Yoo berdegup kencang dan ia memejamkan matanya,  bibir mereka saling bersentuhan dan pangeran Mir sedikit melumatnya.

“this is my first kiss~” ucap Rae Yoo malu-malu kucing, setelah mereka berciuman dengan sekilas.

“artinya apa?” Tanya pangeran Mir bengong, wajahnya memerah, karena pertanyaan bodoh itu langsung keluar begitu saja dari mulutnya.

“hmm ,,mmm.. di masa depan kita akan melakukan hal yang lebih lagi.. hehee.” Kata pangeran Mir memberanikan diri, dan kepalanya langsung ditoyor oleh Rae Yoo.

***

3 Minggu Kemudian ……

Kini Rae Yoo adalah seorang putri bangsawan yang berasal dari Kerajaan Kang Big Beng, anak dari Raja Kang Daesung dan Ratu kang Sora. DNA mereka telah membuktikan segala kebenaran hubungan darah mereka. Ternyata saat Rae Yoo berusia 3 tahun, seorang penyihir jahat yang bernama Voldemort menyihir Raja Daesung dan Ratu Sora, Voldemort salah mantra, maka mereka amnesia terhadap anak mereka sendiri. Semua kejelasan tersebut mereka dapatkan dari Voldemort sendiri yang sekarang sudah menjadi penyihir yang netral-netral aja, tidak baik dan tidak jahat, cukup di bagian tengah. XD

Karena Rae Yoo sudah menjadi seorang putri, maka pengajuan pangeran Mir untuk menjadikan Rae Yoo sebagai istrinya di terima oleh Raja Jung Min dan Ratu Gyuri, orang tua pangeran Mir. Akhirnya mereka menikah dan hidup dengan tentram, tinggal menunggu kehadiran buah hasil mereka di tengah-tengah kebahagiaan mereka XD

Rae Yoo yang sebagai pemilik resep rahasia Mie Caluk, berbagi ilmunya kepada Han Hyejin, rekan kerja Rae Yoo yang akhirnya sudah sembuh dari sakitnya dan kembali bekerja di restoran ES-ES L!m4 k0s0ng s4tu. Rae Yoo hanya meyakinkan kepada Hyejin untuk merahasiakan resep mie tersebut agar tidak di plagiatkan oleh restoran lain.

Semoga aja Mie Caluknya jadi turun temurun, karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia FF XD

– THE END –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s